Sejarah

Riwayat Singkat Berdirinya

Bermula dari Balai Pengobatan dan Rumah Bersalin di bawah pimpinan dr. R. Rahardjo S yang diresmikan pada tanggal 18 Nopember 1973 M bertepatan dengan 23 Syawwal 1393 H oleh MPKU PWM Jawa Timur dengan luas lahan yang sangat terbatas. Atas kerja keras para pengurus persyarikatan dan karyawan pada saat itu, akhirnya pada tahun 1988 berhasil ditingkatkan statusnya sebagai Rumah Sakit Anak & Bersalin ‘Aisyiyah dengan direktur dr. H. A. Rizani. Hanya saja saat itu ijinnya baru sementara, dan pada tahun 1996 mendapatkan ijin tetap dengan direktur dr. H. Trijono.

Akan tetapi, permintaan dan kepercayaan masyarakat semakin tinggi sehingga pelayanan tidak hanya sebatas anak dan bersalin saja. Pada pertengahan tahun 2003 Alhamdulillah RSA mendapatkan ijin sementara sebagai Rumah Sakit Umum ‘Aisyiyah Bojonegoro dengan direktur dr. H. Soepadjar, M. Si. Dan sejak tahun 2004 RSA berusaha untuk mendapatkan ijin tetap (dalam proses) yang terwujud pada tanggal 27 Agustus 2007 dengan direktur dr. H. Irianto.

Usaha tersebut juga dibarengi dengan perluasan lahan dan perbaikan fasilitas di segala bidang.  Saat ini RSA Bojonegoro memiliki total luas tanah 7.673 m2. Lahan yang sudah terpakai seluas 4.584 m2 dengan luas bangunan  5.430,74 m2 dan sisa lahan digunakan sebagai tempat parkir, taman, jemuran, serta IPAL. Sedangkan lahan seluas 2.049 m2 yang dibebaskan pada Tahun 2007 dimanfaatkan untuk membangun gedung Bi’r Ali yang diresmikan pada tanggal 24 Oktober 2009 oleh Prof. DR. Dien Syamsudin, MA. Selain itu, RSA juga membeli tanah seluas 1.040 m2 yang berisi bangunan seluas 635 m2 di Jl. P. Sudirman yang langsung terhubung dengan tanah yang sudah ada di Jl. KH. Hasyim Asy’ari pada akhir Tahun 2008 dan langsung dimanfaatkan pada pertengahan 2009 untuk Unit Rawat Jalan dan Kantor Administrasi RSA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *